Review Singkat Speedy Instant @Wifi.Id Corner 100Mbps

Cerita berawal dari saya pergi ke kantor Plasa Telkom di Yogyakarta. Di salah satu sudut ada sebuah tempat terbuka yang ada meja dan kursi dan colokan listrik tentunya dan saya lihat ada beberapa anak SMA menggunakan laptop mereka. Dari kejauhan terlihat pada tembok adalah “Wifi.id Upto 100Mbps”. Dan saya pulang ke rumah akhirnya saya search tuh tentang Wifi.id yang kecepatannya 100Mpbs (udah kayak LAN aja kecepatannya). Akhirnya sayapun menjadi tertarik untuk mencoba.

Dan saya pun pergi ke salah satu tempat yang memiliki Wifi.id corner. Salah satu nya di Jogja adalah di Pasar Klitikan. Sayapun kesana dan melihat ada banner tentang Wifi.id corner 100Mbps. Langsung saya coba menggunakan daftar menggunakan no telkomsel saya dengan mengetik “NET 5000″ dan kirim ke 8108. Tidak lama kemudian dapat sms balesan.

Screenshot_2014-12-22-11-23-55

Langsung saya konek ke SpeedyInstant@Wifi.id. Dan login menggunakan user dan password sesuai SMS. Dan langsung buka speed test dan test bandwidth. Dan saya dapatkan adalah sebagai berikut :

Screenshot_2014-12-21-09-56-40

Hem…. ternyata kecepatannya jauh dari yang saya harapkan. Walaupun up to tapi saya berharap mendapatkan minimal 50Mbps lah. Kalau dapatnya cuma 9Mbps brarti gak ada 10% dari 100Mbps. Walupun sebenernya kecepatan segitu juga lumayan. Buat youtube juga sangatlah lancar tanpa ada buffering sama sekali.

Dengan harga yang cuma Rp. 5000 sehari, dengan mendapatkan speed tersebut saya kira tidak rugi untuk menggunakannya. Karena saya harus merogoh 150rb per bulan hanya untuk mendapat koneksi 512Kbps.

Mungkin bagi Anda yang ingin mencoba bagaimana 100Mbps di tempat Anda, silakan lihat list tempat terdapatnya wifi corner milik telkom disini : http://speedyinstan.com/wificorner.html

Untuk info lebih lengkap silakan check disini : http://speedyinstan.com/

Stack dan Heap (memory dalam komputer)

Ketika pertama mengenal pemrograman, bahwasanya sebuah variabel dan kode fungsi yang kita buat akan di simpan di dalam memory komputer. Pada waktu itu saya tidak memikirkan lebih jauh memory komputer tersebut seperti apa. Namun setelah sekian lama saya mempelajari pemrograman (terima kasih kepada bahasa C/C++), ternyata ada 2 macam penyimpanan di dalam memory yaitu stack dan heap.

Stack

Adalah sebuah tempat di dalam memory yang di gunakan untuk menyimpan semua variabel lokal dan global yang di buat oleh fungsi. Jadi semua variabel yang di buat oleh fungsi akan di simpan di dalam stack. Jika kita memanggil sebuah fungsi, maka semua variabel local akan di ciptakan di dalam stack, dan setelah selesai maka semua variabel tersebut akan di hapus secara otomatis.
Keuntungan dan kekurangan :

  1. Akses sangat cepat
  2. Otomatis di hapus ketika keluar dari sebuah scope
  3. Variabel tidak dapat di ubah ukurannya, sebagai contoh adalah array. Jika sudah di deklarasi ukurannya, maka tidak dapat diubah lagi
  4. Tidak mungkin terjadi memory fragment, karena semua variabel yang sudah tidak dipakai akan di hapus secara otomatis ketika keluar dari scope.
  5. Tidak dapat mengalokasikan memory dalam jumlah besar, walaupun masih tersedia banyak memory kosong.

Heap

Adalah sebuah tempat di dalam memory yang di gunakan untuk menyimpan suatu data yang secara eksplisit bahwa data akan di simpan dalam heap atau dalam C/C++ disebut sebagai pointer. Penyimpanan memory tipe ini tidak akan di buat dan di hapus secara otomatis, melainkan kita harus melakukannya secara manual.
Keuntungan dan kekurangan :

  1. Akses lebih lambat dari pada stack
  2. Alokasi di dalam memory harus di lakukan manual baik itu alokasi dan dealokasinya.
  3. Variable dapat di ubah ukurannya kapanpun
  4. Kemungkinan terjadi fragment memory, karena bisa saja kita lupa untuk mendealokasinya.
  5. Dapat mengalokasikan memory dalam jumlah besar sesuai dengan memory yang kosong.

Untuk lebih jelasnya mengenai ini silakan check pada video saya berikut :

Selamat Datang Android Studio, selamat tinggal ADT Eclipse

9 Desember 2014 kemarin, secara resmi Google telah merelease Android Studio 1.0. Dengan release Android Studio tersebut, sangat disarankan untuk para developer untuk menggunakannya mulai dari sekarang. Sesuai kutipan dari Adt Help.

“If you have been using Eclipse with ADT, be aware that Android Studio is now the official IDE for Android, so you should migrate to Android Studio to receive all the latest IDE updates. For help moving projects, see Migrating to Android Studio.”

Yang artinya : Jika kamu telah menggunakanan Eclipse dengan ADT, ketahuilah bahwa mulai sekarang Android Studio adalah IDE resmi untuk Android, jadi Anda seharusnya migrasi ke Android Studio to mendapatkan IDE yang selalu terupdate.

Continue reading

E-Goverment Indonesia di garap oleh KorSel?

Miris ketika membaca sebuah berita yang memberitakan bahwa e-goverment bangsa Indonesia kita akan di garap oleh KorSel. Pemerintah akan menandatangi MoU tentang e-gov ini dalam waktu dekat. Silakah baca berita lengkap disini : Republika

Disaat penetrasi pertumbukan internet dan IT di negara ini yang sangat tinggi, dengan santainya pemerintah memberikan sebuah project negara kita tercinta ini kepada pihak asing. Memang kejadian ini memang bukan hal yang aneh lagi di negara ini, dimana e-gov merupakan project yang menurut saya sangat vital untuk negara karena nanti semua aktifitas pemerintahan mungkin akan menggunakannya.

Continue reading

Durian Runtuh dari Lazada – Antara Iman dan uang

Saya yakin Anda semua pasti tahu Lazada, yaitu salah satu toko online terbesar di Indonesia. Singkat cerita yaitu pada tanggal 11 November 2014, ketika itu saya berniat untuk membeli 2 buah HP Xiaomi Redmi 1S, pada saat itu adalah hari terakhir dimana Lazada menjual Redmi 1S. Karena setelah itu Lazada tidak restok HP itu lagi.
Suatu pagi ketika Lazada membuka salenya, kalau tidak salah yaitu jam 11 siang. Saya langsung memesan 3 buah Redmi 1S, namun saya pun berubah pikiran dan akhirnya saya membeli 2 buah. Dikarenakan pesanan yang sudah dibuat tidak bisa di edit lagi, akhirnya sayapun membuat pesanan baru yaitu Redmi 1S 2 buah.

Lazada 8 HP

Setelah ada waktu luang, langsung saya transfer uang ke Lazada untuk pembayaran tersebut, saya menggunakan metode bayar manual via transfer bank. Dan langsung konfirmasi ke pihak Lazada untuk pembelian 2 buah HP Redmi 1S. Dan besok harinya saya check status pesanan dan ketika itu pesanan saya yang 2 buah HP sudah dikirim melalu JNE. Iseng sayapun mengecheck pesanan HP yang 3 buah dan sayapun kaget karena pesanan saya yang 3 HP itu juga dikirim. Saya heran padahal tidak saya bayar, tapi dikirim sama Lazada padahal saya menggunakan manual transfer. Karena tidak yakin saya pun melihat lagi pesanan tersebut apakah manual transfer atau COD (kalau COD tanpa dibayar barang dikirim, karena pembayaran dilakukan pada kurirnya ketika barang di terima oleh pelanggan). Ternyata memang itu manual transfer, Sayapun sempat bingung bercampur senang karena berfikir kalau saya bakal mendapat HP gratis dari Lazada.
Continue reading

SDL on Windows 7 and QT Creator MinGw

Download SDL MinGW here. And extract it.

Open QT Creator and create new C++ qmake project.
Edit your pro file like mine :

TEMPLATE = app
CONFIG += console
CONFIG -= app_bundle
CONFIG -= qt

SOURCES += main.cpp

SDL_SDK = C:/Users/User/Downloads/SDL2-devel-2.0.3-mingw/SDL2-2.0.3/i686-w64-mingw32
if (!exists($$SDL_SDK)) {
    error("Not found : $$SDL_SDK")
}

INCLUDEPATH += $$SDL_SDK/include/SDL2

LIBS += -L$$SDL_SDK/lib
LIBS += -lmingw32 -lSDL2main -lSDL2

And here my main.cpp :

#include <iostream>
#include <SDL.h>

using namespace std;

int main(int argc, char* args[])
{
    SDL_Window *window;
    SDL_Surface *surface;

    if (SDL_Init(SDL_INIT_VIDEO) < 0)
        return -1;

    window = SDL_CreateWindow("QT Window", SDL_WINDOWPOS_UNDEFINED, SDL_WINDOWPOS_UNDEFINED,
                              800, 600, SDL_WINDOW_SHOWN);

    if (!window)
        return -1;

    surface = SDL_GetWindowSurface(window);

    SDL_FillRect(surface, NULL, SDL_MapRGB( surface->format, 0xFF, 0xFF, 0xFF ));

    SDL_UpdateWindowSurface(window);

    SDL_Delay(5000);

    SDL_DestroyWindow(window);

    SDL_Quit();

    return 0;
}

Build it and run!.

Cocos2dx : resources does not refresh on XCode

When I develop cocos2dx on the XCode that I found when I modify the resources, it will not refresh when we do build and run.
This happen because the XCode does not know if the resources was modified. So we need to tell the XCode manually.
How to make it is :
Open your target, and modify your “Build Phase”
Screen Shot 2014-06-15 at 7.02.36 PM

 

 
And add new build phase before the “Copy Bundle Resources” :
Goto : “Editor” – “Add Build Phase” – “Add Run Script Build Phase”

And add like below :
Screen Shot 2014-06-15 at 7.08.17 PM